Senin, 04 September 2017

Teks Eksplanasi

Hai kawan, pada kesempatan ini saya akan membahas mengenai teks eksplanasi. Dimulai dari pengertian dari teks eksplanasi itu sendiri, lalu struktur, dan sampai contoh teks eksplanasi akan saya bawakan untuk anda dalam blog ini. Penasaran kan? Mari kita dalami lebih lanjut.

A. Pengertian Teks Eksplanasi
Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses 'sebab' dan 'akibat' suatu kejadian-kejadian alam, ilmu pengetahuan, sosial, budaya, dan yang lainnya. Suatu kejadian yang terjadi disekitar kita selalu memiliki hubungan sebab akibat dan memiliki proses. Suatu kejadian yang terjadi di sekitar kita, tidak hanya untuk kita amati dan rasakan saja, tetapi juga untuk proses belajar kita, mungkin dapat dijadikan pengalaman sebagai pelajaran kita kedepannya. Kita bisa mempelajari kejadian tersebut, misalnya dari segi mengapa dan bagaimana ini bisa terjadi

B. Struktur Teks Eksplanasi
Secara umum, struktur teks eksplanasi dibagi menjadi 3,yakni pernyataan umum, lalu dilanjutkan dengan sebab akibat, dan yang terkahir yaitu interpretasi. Penjelasan lebih lanjut ada di uraian di bawah ini silahkan disimak lebih lanjut.

- Pernyataan Umum,
berisi pernyataan umum (yang diketahui sebagian besar orang) tentang seuatu topik yang akan dibahas baik proses bagaimana dampaknya, proses terbentuknya, dan proses terjadinya.

- Urutan Sebab Akibat,
berisi tentang sebab hal tersebut terjadi, faktor penyebabnya disajikan secara urut sampai ke akibat dari hal tersebut, efek yang akan dihasilkannya.

- Interpretasi,
berisi tentang kesimpulan dari topik yang sudah dibahas. Kesimpulan secara garis besar yang berguna untuk menegaskan kembali yang sudah disampaikan.


C. Ciri-Ciri Teks Eksplanasi
Teks ini memiliki 3 ciri secara garis besar yang dapat memudahkan kita untuk membedakan teks ini dengan yang lainnya. Berikut ciri-cirinya:

- Strukturnya terdiri dari pernyataan umum, urutan sebab akibat, dan interpretasi.
- Memuat informasi yang faktual (berdasarkan fakta)
- Faktual itu memuat informasi yang bersifat keilmuwan seperti sains dan yang lainnya.''


D. Ciri Kebahasan Teks Eksplanasi
Teks Eksplanasi memiliki ciri kebahasaan sbb:

- Fokus pada hal umum, bukan partisipasi manusia contohnya banjir, tanah longsor, gempa bumi,dll
- Menggunakan istilah ilmiah
- Menggunakan kata kerja material dan kata kerja aktif
- Menggunakan konjungsi waktu dan kausal, contohnya sehingga, jika, sebelum, bila, kemudian,dll
- Menggunakan kalimat pasif

E. Contoh Teks Eksplanasi

      Banjir merupakan kata yang sudah tidak asing lagi bagi kita orang Indonesia. Kota-kota tertentu di Indonesia sudah menjadi pelanggan setia banjir saat musim hujan contohnya adalah Jakarta dan Medan. Kedua kota tersebut disebut pelanggan setia banjir, karena setiap musim hujan mereka menjadi lokasi dengan kesempatan paling besar terjadinya fenomena alam ini. Banjir pada dasarnya adalah Gejala dimana suatu lokasi tergenang oleh air yang sangat banyak. Faktor Penyebab Banjir dikelompokan menjadi 2, yaitu Sebab Alam dan Sebab Manusia. Contoh penyebab alam adalah erosi dan sedimentasi, pengaruh geofisik sungai, pengaruh fisik sungai, curah hujan yang tinggi, dsb. Sedangkan contoh penyebab manusia adalah membuang sampah sembarangan, perubahan tata guna lahan, membangun bangunan di daerah sekitar bantaran sungai,dsb.

       Banjir memiliki banyak faktor, dalam garis besar dibagi menjadi 2 yaitu akibat alam dan akibat manusia. Akibat alam meliputi erosi; geofisik sungai; pengaruh fungsi sungai; dll,bukan karena dalam arti hal tersebut terjadi bukan karena kehendak manusia. Hal tersebut terjadi begitu saja secara alami. Faktor alami lainnya yaitu curah hujan yang tinggi. Pada musim hujan yang terjadi pada sekitar bulan April sampai Oktober. Bagaimana tidak banjir, jika pada musim hujan, hujan turun selama sekitar 20 jam sehari, sedangkan satu hari hanya ada 24 jam, bagaimana jika hal tersebut berlangsung selama satu bulan penuh? Bukankah akan terjadi banjir? Dengan curah hujan yang rata-rata pun jika hujan selama itu akan menyebabkan banjir yang cukup besar. Contoh fenomena alam yang lainnya adalah banjir kiriman. Apa sih itu banjir bandang? Banjir kiriman contohnya banjir menggenangi kota Bandung, kota Jakarta berada di bawah kota bandung, kita semua tahu bahwa air akan mengalir ke tempat yang lebih rendah jadi air tersebut akan mengalir ke kota Jakarta dan akan membuat Jakarta banjir.

       Faktor kedua yaitu Akibat Manusia contoh besarnya adalah membuang sampah sembarangan. Hal ini merupakan penyebab paling umum banjir di Indonesia, membuang sampah sembarangan. Bagaimana membuang sampah sembarangan bisa terkait dengan kasus banjir? Misalnya jika kita membuang sampah sembarangan ke selokan air akan mengurangi daya tampung air pada selokan tersebut. Lalu musim hujan tiba, dan setiap hari hujan dan air menggenangi jalan. Air yang menggenangi jalan tidak akan surut karena selokan air juga sudah penuh diakibatkan sampah yang menumpuk. Sehingga banjir tersebut berlangsung lama dan makin besar volumenya karena tidak ada aliran airnya. Akibat banjir juga sangat signifikan, contohnya kerusakan jalan karena terendam air. Lalu air selokan biasanya kotor, hal tersebut akan mengakibatkan jalanan menjadi sarang berbagai penyakit seperti demam berdarah. Demam Berdarah mengakibatkan kerugian selain kondisi fisik manusia juga dapat berujung kematian.

       Jadi, banjir memiliki kerugian berbagai materi baik itu kesehatan, ekonomi, juga dapat mengakibatkan kehilangan nyawa jika banjir dalam konsep yang besar atau volume airnya dapat dikatakan banyak. Jadi, marilah kita bersama-sama mengusahakan agar kota kita tidak terjadi banjir lagi. Usaha tersebut dapat dimulai dari kesadaran sendiri dengan saling mengingatkan untuk tidak buang sampah sembarangan. Bayangkan satu negara memiliki prinsip seperti itu, bukankah potensi banjir menjadi tidak ada?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

World Class Boyband

Resensi Buku Fiksi Judul buku       : Dare to Dream: Life as One Direction Penulis             : Richard Griffiths, Debbie Daisy Natalia...